Menurut Kantor Berita ABNA. Kebangkitan masyarakat Libiya pada hari yang keduabelas terus berlanjut dan korban pun semakin banyak yang berjatuhan untuk kebangkitan tersebut. Masyarakat tidak pernah mundur dalam langkah mereka walau sejengkal mereka kukuh dalam berusaha melengserkan Qadhafi.
Jam 08.00 pagi waktu Teheran. Mosad menyewa 500 tentara untuk membungkam masyarakat Libiya.
Beberapa pimpinan Mosad yang memiliki keahlian khusus dalam urusan Afrika menyewa lebih dari 500 tentara dari Negara-negara Afrika untuk membantu Qadhafi dalam menghentikan pergerakan masyarakat Libiya.
Jam 09.27 waktu Teheran Warga Turki juga ikut mengadakan aksi menentang Diktator Libiya.
Beberapa kelompok swasta Turki berkumpul didepan kantor konsuler Libiya di kota Istanbul berdemonstrasi menyatakan dukungan atas pergerakan masyarakat Libiya.
Jam 09.45 Waktu Teheran Perlawanan masyarakat Libiya terus berlanjut.
Para pemuda dari kota Al-Zawiyah yang berdekatan dengan kota Tripoli telah mampu menahan serangan kedua dari tentara Qadhafi. Mereka juga berhasil menghalau tentara yang berada dipihak Qadahfi untuk masuk kedalam kota.
Begitu juga dengan pertikaian antara masyarakat Masratah melawan tentara Qadhafi disekitar gudang persenjataan kota ini pada kejadian itu 18 orang dari tentara Qadhafi terbunuh.
Jam 10.15 Waktu Teheran salah satu kedutaan Libiya mengumumkan bahwa waktu kemenangan masyarakat Libiya sudah dekat.
Kedutaan besar Libiya yang berada di Teheran dengan menekankan akan keharusan kemunduran Qadhafi berkata,” Revolusi rakyat Libiya tidak lama lagi akan mencapai kemenangan tapi negara-negara barat dalam penyampaian-penyampaian resmi mereka berusaha keras agar tetap mampu turut campur dalam urusan dalam negeri negara Libiya”.
Jam10.30 Waktu Teheran Yel-yel “mati untuk” Qadhafi di India.
Para petinggi politik dan para pelajar muslim India menginginkan agar revolusi rakyat Libiya tetap diteruskan.
Ulama-ulama Syiah India di kota Laknu bersama masyarakat di kota ini juga mengharap agar revolusi masyarakat Libiya dalam melengserkan Muammar Qadhafi tetap diteruskan.
Jam 11.45 Waktu Teheran permintaan Tony Blair atas Muammar Qadhafi.
Mantan perdana menteri Ingris dalam komunikasi telepon dengan Muammar Qadhafi meminta agar Qadhafi mengundurkan diri.
Jam 11.52 Waktu Teheran penetapan markas besar majlis sementara Bunghazi.
Pimpinan kehakiman Libiya yang sudah mengundurkan sebelum ini sementara ini menyepakati pembentukan Negara peralihan Libiya sementara sampai semua kota dapat direbut dari kekuasaan Muammar Qadhafi.
Musthafa Abdul Jalil berkata,” Markas Besar ini akan berada di kota Bunghazi sampai Tripoli dapat direbut dari Muammar Qadhafi”.
Jam 12.10 Uang Kes terakhir Muammar Qadhafi untuk mencari tambahan jumlah pendukung.
Rezim Qadhafi untuk merebut kembali kota AL-Zawiyah dari masyarakat revolusioner Libiya menjanjikan kepada setiap keluarga yang turut serta dalam aksi membela rezim Qadhafi uang senilai 200 ribu Dinar.
Jam 12.20 waktu Teheran. Qadhafi harus mengundurkan diri
Menteri luar negeri Jerman menyatakan bahwa Qadhafi harus menghentikan perang melawan rakyatnya sendiri.
Jam 12.25 waktu Teheran. Serangan aparat keamanan pada rumah kepala kabilah
Beberapa aparat keamanan yang bekerja untuk Qadhafi melakukan penyerangan pada rumah salah satu kepala kabilah, beberapa orang yang bekerja dirumah itu pun mereka cekal mereka menekankan bahwa agar keluarganya tidak dibunuh dia harus menyerah pada pemerintah.
Jam 12.47 waktu Teheran. Persiapan Iran untuk membantu masyarakat Libiya
Republik Islam Iran melalui Juru bicara urusan luar Negeri mengumumkan bahwa demi membantu rakyat Libiya sebagai penghormatan akan adanya hubungan tak terpisahkan yaitu dalam segi sejarah atas dua Negara ini dari segi adanya para syahid yang telah merelakan nyawa mereka untuk tercapainya kemenangan Revolusi. Dinyatakan juga bahwa secepatnya akan dikirimkan bantuan kemanusiaan ke Negara Libiya.
Jam 12.57 waktu Teheran. larinya istri dan anak Qadhafi ke Utris
Istri dan anak Qadhafi bersama 12 orang anggota keluarga yang lain melarikan diri ke Otris, mereka tinggal di Hotel di kota Wein.
Berita harian Wathan terbitan Amerika menulis, “ Ibu kota Otris telah menyambut Shafiyah Farqas istri Muammar Qadhafi, Aisyah anak perempuannya, Saidi, Hanibal dua anaknya dan beberapa orang cucu Qadhafi.
Pusat pemberitaan Libiya Shout Thaliyah mengumumkan,” 14 orang anggota keluarga Qadhafi sudah memasuki kota Wain dan tinggal di hotel Imperial di kota tersebut. Mereka berencana untuk tinggal disana selama dua minggu."
Jam 13.10 waktu teheran. Pembunuhan 50 orang masyarakat kota dengan senjata berat.
Tentara pendukung Qadhafi dengan menyerang kota AL-Zawiyah telah membunuh 50 orang warga dan 50 orang lainnya mengalami luka.
Jam 13.39 waktu Teheran. Obama menginkan Qadhafi untuk mengundurkan diri.
Setelah berlalu beberapa minggu penumpahan darah di Libiya dan diamnya Amerika menanggapi hal itu presiden Amerika Obama menyatakan bahwa Qadhafi sudah tidak lagi layak untuk memimpin Negara Libiya dan harus segera mengundurkan diri.
Jam 14.15 waktu Teheran. Kita harus mempersiapkan diri untuk masuk ke Libiya.